Rabu, 28 Oktober 2015

“Ada 3 macam perbuatan anda yang akan selalu di ingat oleh orang lain"



1. Perbuatan anda membantu orang di saat dirinya kesusahan
2. Perbuatan anda meninggalkan teman anda di kala teman tersebut kesusahan
3. Dan perbuatan anda yang membuat orang lain dalam kesusahan”

Minggu lalu, akhir September dimana kesibukan rutinnitas meningkat karena masalah gajihan karyawan dan pembayaran-pembayaran menambah porsi kerjaan. Jam menunjukan puku 5.30 sore dan keaktifan di kantor belum berkurang. Hingga HRD manajer kami datang di depan saya sambil gemeteran..

Kenapa bu? Saya yang memang sedari tadi mengerjakan 3 hal berbeda masih tidak memfokuskan ke pada ekspresi dirinya. Saya tetap menatap kertas laporan dan laptop. Namun saya bisa membaca getaran suaranya yang trembling bergetar.

Pak, uang gajihan bulanan di bawa kabur
Saya langsung berhenti seketika mengerjakan semua aktifitas dan memastikan apa yang saya dengar adalah kebenaran. Gimana gimana..uang gajihan yang mana? Siapa yang kabur?

Itu si jack yang bawa kabur!!

Jack driver? Saya memastikan lagi

Iya pak, HRD manajer saya adalah seorang ibu yang sangat lembut berusia 50 an maka hal ini yang baru pertama kali diarasanya saya bisa menangkap kepanikan dirinya.

Dikepala saya muncul banyak varian kepanikan. Ini uang mana. Karena di hari tersebut saya melakukan 3 transaksi. Satu ke sister company, satu ke holding, satu ke perusahaan yang saya pimpin. Yang saya panic kalau itu ke sister company karena pasti bisa menimbulkan ke bangkrutan seketika. Apa lagi di perusahaan yang saya pimpin. Bisa membuat runyam semua anggran proyek. Terlebih ke holding. Karena di holding sangat di butuhkan untuk sebuah maneuver bisnis yang baru dimana gajih karyawan yang dibawa kabur bisa membuat semua pekerjaan square zero lagi.

Itu pak si jack driver tadi jam 4 baru balik dari bank sama bagian keuangan si acong. Lalu barusan si acong lapor saya uang di bawa lari si jack.

Uang itu uang? Saya mencoba memfokuskan di cashflow sehingga saya tahu apa yang harus di lakukan ketimbang ingin tahu urusan si jack.

Uang holding pak

Duuug perut rasanya kayak ketonjok sama cris jhon. Perut langusng enek dan Kepala langsung kleyengan. Saya tidak mendengar lagi apa yang ibu HRD laporkan karena suaranya menjadi lamat lamat mengecil hilang kedenger hilang kedenger bahkan sesekali blas hilang tidak terdengar sama sekali. Focus pendengaran saya jadi shut down. Saya hanya mendengar suara dalam diri saya sendiri tentang tindakan apa yang harus dilakukan dan apa langkah strategisnya agar masalah ini tidak menggganggu keuangan.

Coba ceritakan lagi urutannya. Saya mencoba memastikan semua kejadian ini benar benar terjadi.

Iya pak, si acong ambil uang di bank, drivernya si jack. Sudah 5 tahun rutin berjalan. Lalu hari itu entah kenapa duit di pegang si jack waktu si acong turun di bank satu lagi buat melakukan transaksi. Selesai transaksi jack tidak anda.
Lalu acong dapet sms dari si Jack. Bilang..cong, duit gw bawa, mobil gw tinggal di parkiran dan kunci mobil ada di laci mobil ngak gw kunci. Loe ngak usah cari gw.

Lalu acong cari mobil tersebut dan ketemu. Lalu dia lapor saya, dan saya lapor bapak segera ini, masih baru, itu acong masih gemeteran pak.

Mendengar cerita sekilas barusan, asli saya murka..saya marah sekali.itu adalah hal 360 karyawan di holding. Di makan olehnya disaat kami sedang tight money policy. Si jack sudah 5 tahun bekerja dan kami merasa tidak ada yang kurang dalam melayani dia. anehnya lagi sebulan lagi genap 5 tahun dia bekerja dan sebuah kebiasaan kami, rasanya angka 20 juta an sudah menanti dirinya sebagai bonus karyawan. Belum lagi tawaran dirinya mendapat jatah sekolah S1 di bayari perusahaan.

Rasanya manajemen puncak yang di atur langsung oleh BOD holding sangat bagus namun si jack punya pemikiran lain dan tindakan lain.

Bagi saya, hal ini memancing sisi liar diri saya. maka sebagai mana sebagian teman tahu, saya melakuakn 2 telefon atau 2 Pesan singkat ke 2 no telp yang saya yakin akan membuat jack tertangkap. Mendengar laporan di atas, saya tahu ini perbuatan yang tidak rapih dan dia tidak menyiapkan dengan baik kejahatannya sehingga saya yakin ini akan di tangkap dalam waktu cepat.

Padahal kalau saya pikir-pikir, baru tadi pagi di morning briefing saya membicarakan hal yang saya anggap penting bagi perusaaan. Yaitu saya berbagi bahwa adahal yang bisa membuat sebuah perusahaan itu menjadi rugi atau bangkrut yaitu masalah “biaya” atau cost. Cost yang tidak terkendali, cost yang tidak terawasi bisa membuat perusahaan tutup operasinya.

Namun ada hal yang lebih merugikan bagi perusahaan diatas dari cost. Yaitu mistake atau kesalahan manajemen atau kerugian tindakan dan satu lagi adalah hilangnya kesempatan atau opportunity lost.

Ambil ilustrasi singkat. Berdagang valas tukar uang asing itu untungnya tipis, hanya 10-20 poin. Misalnya beli dolar 10.000 jual 10.020. untuk 20 rupiah. Suatu hari rugi, beli 10.010 jual 9.990. rugi. Hal itu mempengaruhi cost atau biaya. Namun kalau kesalahan, misalnya uangnya kerampokan maka kerja 2 tahun dagang valas kerugian kecurian kerampokan belum tentu bisa kembali.

Atau, karena kita terlalu focus di hal-hal rutin dan nyaman. Ternyata kompetitor sudah memiliki produk unggulan lainnya sehingga pasar berubah kearah mereka. Kita ketika ingin melakukan perubahan sudah terlambat 2 langkah. Kita mungkin baru mikir untuk mengalahkankompetitor, mereka sudah siap dengan produk lebih baru lagi. itulah opportunity lost.

Paginya ceramah, sore kejadian. Sebuah kesalahan terjadi. Bagaimana caranya driver bisa pegang uang. Harusnya tetap si bagian keuangan. Itu adalah tanggung jawabnya. Maka, jika saya BOD nya saya kasih SP3 kepada bagian akunting tersebut. Namun saya hanya komisaris di holding. BOD kuasa penuh. Namun tindakan criminal si jack. Bagi saya ngak ada ampun. Kalau saya atau manajemen mendiamkan maka kejadian ini akan berulang karena lunaknya tindakan terhadap kejahatan.

Itu bisa di contohkan dnegan pimpinan Negara Indonesia saat ini pak SBY. Sangat lambat dan soft terhadap kesalahan atau kejahatan.

Bagi saya, tindakan pindana yang jack lakukan akan saya maksimumkan dimata hukum, hukumannya. Saya tetap pakai jalur resmi. Dan bagi Jack sekali lagi, bertobatlah. Uang yang kau “makan“ adalah hak teman-teman buat menghidupi keluarga mereka kau “makan” dengan tanpa belas kasihan. Maka bagi jack saya hanya bilang. Bertobat jack, sembunyi lah sejauh dan sedalam-dalamnya. Karena abdi hukum sudah bekerja mencari anda. # peace be upon us