Selasa, 27 Oktober 2015

" Pak wowiek itu asshole! "



Itu kalimat bukan yang pertama yang saya dengar dan pastinya bukan yang terakhir. Dalam 20 tahun dari mulai sebagai pegawai, kemudian sebagai pengusaha ada benang merah tipis yang sama yang banyak di katakan oleh mitra saya atau subordinate tentang kalimat di atas tersebut. jujur selama 15 tahun ini saya berusaha menjadi manusia yang lebih baik namun entah mengapa urusan dalam manajemen saya sangat demanding, sangat menuntut kesempurnaan, sangat pengejar prestasi.

Sehingga kalimat pak wowiek itu asshole jadi hal biasa. Semua orang tau saya keras dan galak. Baru-baru ini bahkan kami memanggil kembali pegawai kami yang mengundurkna diri sebelumnya. Namun karena kebutuhan akan ketrampilannya kami dengan lapang hati menggabungkan dirinya kembali ke dalam manajemen sejak awal bulan lalu.

Yang menarik, si bakri ini memilih bekerja di bawah kendali saya. dan ini yang membuat semua orang di kantor merasa heran. Pak wowiek kan keras, penuntut dan asshole, kok malah milih di bawah dia!. Saya diam saja tentang pendapat orang tentang bagaimana saya menjalankan manajemen tersebut karena memang banyak benarnya. Dulu saya berusaha merubah citra itu, namun ketika bertemu dengan seseorang yang attitude nya bermasalah dan produktifitasnya rendah saya sulit untuk diam atau menahan diri untuk tidak memanggilnya atau saya datang ketempatnya setiap saat sehingga gerah mereka semua.

Saya bisa menceramahi mereka setiap hari . saya bisa dari jam 8 pagi datang lebih dulu di tempat mereka kerja jauh sebelum mereka datang dan saya tanya apa yang akan mereka kerjakan hari ini. Bahkan bisa dalam 1 miggu dia harus makan siang dengan saya, setiap hari. Saya tongkrongi saya omeli, saya kuliahin, saya ceritain, saya gerundelin setiap hari. Ini yang membuat orang gerah dengan saya. ini yang membuat orang menyebut kalimat pak wowiek itu asshole.

Atau beberapa bulan lalu di anak usaha kami yang berbisnis pasir silica di tuban jawa timur. Dimana tahun lalu kami masuk kebisnis tersebut setelah kami melakukan due diligent dan feasibility study lebih dari 1 tahun. Diawal saya tidak terlalu mengikuti perkemabangannya namun setelah 1 tahun jalan saya melihat lapornya tidak sesuai dengan proposal dan impian awal tahun lalu. Uang sudh kami investasikan maka hal ini harus ada yang bertanggung jawab.

Mulailah manajer divisi tersebut yang juga merupakan penggagas awal proyek tersebut saya target. Saya datangi setiap pagi kamar kerjanya. Mulai saya hujani pertanyaan pertanyaan atas setiap kalimat nya tentang strteginya, tentang SDM, tentang pasar. Kok semua tidak semanis janji awal.

Dulu itu berjanji sukses padahal niatnya kamu mau nipu perusahaan ya atau benar-benar goblok manajemennya atau kamu tidak tau bahwa banyak hal yang sebenranya harusnya diketahui tetapi tidak teliti, sehingga ini masuk kategori lalai, atau lemah atau looser. Pastinya di berondong seperti ini membuat seseorang jadi atau mental dan itu entah mengapa saya tidak perduli. Yang saya tau kenapa investasi jadi ngak balik, kenapa ini di kerjakan kita, kenapa kok jadinya sulit banget kerjanya, kenapa kok sudah tau ada masalah kok masih duduk di dalam kamar yang dingin dan nyaman. Fasilitas mobil, gajih, kamar yang nyaman ini siapa yang bayar, bapakmu yang punya apa? Karyawan ini yang gajih dari mana? Itu saya bombardier kan…

Betapa asshole nya saya kalau saya pikir-pikir ya....

Begini kata saya pada manajer tersebut suatu hari, Kamu tau khan dulu saya mengelola gunung kapur CaCO3, ada 2 backhoe ada 1 dozer ada 1 set lengkap mesin crasher pemecah batu . lalu karena krisis di tahun 98-2000 pasar tidak ada kita tutup usaha tersebut. lalu 2 backhoe tersebut di sewa ke sebauh perusahan pasir silica di singkawang kalimnatn barat. Kamu tau apa yang terjadi. Kurang dari 3 bulan, itu sekop back hoe jebol. Lalu kita lapis pakai plat baja, 3 bulan kemudian jebol lagi. Apa yang kamu bisa ambil hikmah dari cerita saya?…itu kalimat cerita dan pertanyaan saya ke sang manajer

Lalu saya lanjutkan ceramah : Jenis kapur hardnessnya hanya 6 dimana besi itu 8. Namun silica itu tajam dan keras bisa 8-9 kadar hardness atau kekerasaanya (note hardness belian adalah 10). Dia diam saja..saya lanjut nyerocos, pasti sekarang masalah kamu adalah tingginya biaya perbaikan alat bukan atau sering shout down tuh pabrik, benar kan lalu apa rencana kamu

Besok saya datng lagi, kadang sehari dua kali terkadang sepanjang makan siang saya korek terus, saya demanding sekali, saya menuntut sekali. Sehingga keluar di kalimatnya betapa dia lelah di tekan begini, dan ternyata saya tidak pernahmengurangi. Pagi saya datengi, sore saya tanya, di koridor saya tanya apa rencananya..Hingga dia suatu saat berkata pak, saya putuskan mengganti sistem tambang, saya outsource saja ke perusahaan penggali silica, memang agak mahal tapi saya ngak pusing alat rusak dan pabrik shoutdown. Saya sudah lakukan kemarin sabtu minggu di tuban. Jadi senin ini saya laporkan kebapak kalau hal ini tidak berhasil saya berhenti pak, mohon izin. Demikian dia berkata ditengah desperate tekanan saya.

Begitu dia mengatakan rencana bisnisnya saya melihat solusi, saya tidak perdulikan kalimat berikutnya bahwa dia akan mundur kalau tidak berhasil. Dan sekarang terbukti dia benar, quarry silica di tuban berjalan baik.

Dan bisik-bisik dibelakang karyawan sempat saya dengar, pak wowiek kalau ada yang berprestasi jarang ngasih pujian atau selamat. Dia selalu bilang, menegakkan kebenaran itu sudah seharusnya, wayahe ngono, jangan ngarep pujian. Tapi kalau salah dia pasti kejar, pasti di kamplengi. Bahkan sewaktu saya mendengar mereka mengatakan hal itu, saya bawa kalimat itu kemeeting direksi dengan cerita satir :

Suatu hari ada diskusi diantara anggota tubuh manusia. Pertama sang kaki angkat bicara, kaki mengatakan bahwa kaki adalah organ paling penting dari tubuh manusia. Kalau tidak ada kaki maka manusia tidak bisa melangkah dan menaklukan dunia.

Lalu mata angkat bicara, mata menyatakan karena mata manusia bisa melihat dan tau kemana tujuannya. Lalu tangan angkat bicara dan mengatakan bahwa tanpa tangan manusia tidak berdaya. Lalu otak tidak mau kalah mengatakan tanpa otak manusia tidak bisa berfikir dan tidak bisa menjadi pemenang. Lalu anggota tubuh lainnya meneriakan kemanfaatan mereka dan apa yang terjadi tanpa diri mereka.

Jantung, darah, paru-paru, kulit, gigi, mulut, tengkorak semua nya berargumen kemanfaatan diri mereka dan pentingnya posisi mereka. Mendengar dialog-dialog dan pembicaraan seluruh organ tubuh tersebut hanya satu yang tidak berkomentar yaitu lobang pantat si asshole! Dia diam saja, dia tidak komentar.

Bahkan semakin hingar bingar, asshole tetap diam saja. Asshole diam dan tidak bekerja, diam. Asshole mogok kerja. Dia tidak menjalankan tugasnya. Hari pertama, perut mulai melilit, tapi asshole tetap tidak geming. Hari kedua mulai keringat dingin seleuruh tubuh manusia tersebut, hari ketiga dan keempat kepala pusing, perut mules, badan keringat dingin. Otak mulai tidak bisa berfikir, perut sdh 3 hari ngak bisa bicara, seluruh tubuh tidak berfungsi…sampai akhirnya seluruh anggota tubuh tidak kuat lagi dan mengatakan menyerah. Menyerah pada asshole!!...dan assholepun menjalankan tugasnya, semua lega, semua enteng dan sejak saat itu mereka semua mengatakan asshole rules, asshole adalah pemegang tampuk kekuasaan…hehehehe

Ini mungkin yang menjadi alasan kenapa orang asshole kok berkuasa haha ( maklum mencari pembenaran sedikit). # peace be upon us