Selasa, 27 Oktober 2015

“Tidak ada manusia dilahirkan untuk menjadi pecundang. Pecundang itu di pelajarinya. Kalau dia bisa mempelajari kegagalan maka kesuksesan pun pasti bisa di ajari”



Seminggu sesuai jadwal yang dijanjikan arsitek saya berfikir apa yang harus saya lakukan agar dengan tenaga sedikit mendapatkan hasil masksimum. Maka di pikiran saya terbersit ide, mengapa tidak panggil semua business angel untuk mendengar presentasi dari team arsitek akan cepu oil center. karena mengangkat sendiri mega proyek seperti ini bisa kalah nafas di awal kalau tidak jaga stamina.

Ibarat berlari marathon kita harus menjaga pace nya. Kalau di genjot seperti lari sprint diawal mungkin laju duluan kedepan namun di kilometer ke 10 sudah pasti akan kesusul oleh pelari yang stabil menjaga endurance nya. Dalam bisnis mega proyek juga demikian, membawa sendirian bisa kelelahan maka berbagi menjadi sebuah strategi meringankan beban di awal.

Jadi di hari presentasi saya mengundang 6 business angel kami, yang mana mereka satu dnegan yang lain juga sudahsaling kenal dan kami beritahukan ada peluang selama 30 menit akan di presentasikan. Saya bicara 10 menit, arsitek 10 menit dan 10 menit Tanya jawab . selesai 30 menit. Pastinya tidak menyita waktu siapaun dengan 30 menit skedul yang kita akan lakukan.

Dan, di hari tersebut datanglah pak DJ, seluruh direksi empora, team arsitek dan 6 orang business angel kami. Saya membuka rapat tersebut dengan menceritakan sedikit kisah nyata atas bisnis di cepu. Dimana saat ini lifting minyak yang dilakukan oleh Exxon men capai 22.000 barel perhari dan akan terus di tingkatkan hingga 250.000 barel per hari.

Artinya, banyak 25% lifting minyak di hasilkan oleh block cepu. Bisa anda bayangkan dalam kurun waktu 5 tahun cepu akan meningkatkan produksi hingga 10 kali lipat dan membuat cepu menjadi penting dalam papan catur perminyakan Indonesia.

Meningkatnya produksi sejajar dengan peningkatan kegiatan yang memerlukan saran serta prsarana pendukung. Oleh karena itu empora memcoba member kontribusi bagi duunia perminyakan indoensia dnengan membangun oil center integrated pertama di Indonesia. untuk itu selama 10 menit kedepan mohon perkenan waktu untuk mas M dari Muads Indonesia mempresentasikan karyanya.

Kemudian mas M mengambil alih pembicaraan dengan langsung ke cerita sejarah cepu..

Dikisahkan terjadi pertempuran antara Aria Penangsang kesatria Pajang dengan penembahan sonopatih dari mataram di pinggiran sungai bengawan Solo. Aria penangsang salah satu pahanya nya terkena tombak sakti panembahan senopati. Dan melarikan diri kehutan jati yang banyak flare gas yang kala itu di sebut api abadi.

Tempatnya melarikan diri tersebut di namakan Cepu yang berasal dari kata bahasa jawa yaitu nancep ing pupu . tancap = nancep. paha = pupu dan sejak saat itulah nama itu dikenal dengan nama cepu.

Kemudian di sekitar tahun 1880 Mr. Andrian Stoop (warga Belanda) menemukan sumber minyak dan membangun kilang minyak pertama di desa Ledok, Cepu yang dilakukan di tahun 1900 yang juga merupakan pengeboran tambang minyak yang pertama di Indonesia dengan skala besar.

Dia melanjutkan, secara geografis cepu daerahnya panas, bahkan tidak ada angin yang mengalir deras. Sehingga didalam mendesign bangunan serta landscape harus banyak bentuk yang bisa mendinginkan area tanpa memerlukan energy listrik. Harus alami sehingga bentuk gedung di ciptakan menciptakan terowongan angin.

Mas M memceritakan sambil melihatkan gambar ilustrasinya. Lalu karena lokasi lahan di apit dua sungai kecil atau kali maka alur kali bisa di atur juga untuk melewati tengah central area lokasi Cepu Oil Center. dengan gedung yang mengalirkan angin, dengan air di bawahnya maka perputaran arah angin akan di lewati kea rah barisan pepohonan sebelum si putra keseluruh area.

Sebuah design yang mengambil dari ide pemerintah seoul dalam membangun kota baru yang ternyata membuat udara sehat mengalir ke karena di lalui oleh banyak pepohonan yang berbaris mengawal angin. Lalu diperlihatkan ilustrasi dari kota seoul korea yang dipakai sebagai idenya.

Dan sebagai landmark cepu oil center maka derrick atau rick pengeboran minyak tua yang merupakan rangkaian balok bersusun untuk menyangga pipa di pasang seperti manara eifel di tengah tengah area dengan image huruf C besar mengelilinginya yang menyimbolkan huruf C.O.C.

Diakhir presentasi 10 menit tersebut di perlihatkan video ini http://www.youtube.com/watch?v=rMsd9fFujuM.

Saya sangat puas dengan design ke tujuh ini yang dilakukan oleh team arsitek. 2 jempol saya berikan. Dan setelah menonton video durasi 3 menit itu maka sesi Tanya jawab yang saya pimpin langsung.

Saya membuka dengan bercerita bahwa kita bermaksud menutup seluruh lahan yang belum terbeli yang baru di beri uang muka. Maka paparan singkat keuanganpun di perlihatkan. Hanya untuk pembebasan lahan. Dan saya terangkan hal itu menjadi penting karena kita tidak bisa bergerak tanpa lahan di beli atau di akuisisi, saya pun memperlihatkan PPJB 9 surat tanah yang siap dilunasi 6 bulan lagi.

Dan, karena presentasinya sangat memukau yang hadir saat itu maka sesi Tanya jawab tanpa di rancang sudah langsung selesai. karena semua business angel kami menyatakan bersedia menaruh uangnya dengan status pinjaman dengan bunga sangat rendah walau tetap di atas deposito bank.

Bagi kami ini adalah kelanjutan langkah yang sulit di bendung pihak lain. Memulai dengan cepat dan menggebrak pasar dengan maksimum. Satu hal yang saya tangkap dalam pertemuan kali ini. singkatnya presentasi, semuanya menyerang otak kanan para business angel membuat logika mereka seakan terhenti. Dan di tutup dengan audio visual dengan layar lebar menggunakan TV 80inci milik kami menjadikan presntasi animasinya enak di tonton. Suasana santai dengan makan minum free flow menjaga setiap individu focus di subjek yang kami persembahkan. Sebuah kerja team empora ber 8 siang malam membuat saya surprise begitu juga yang baru pertama kali menyaksikan. # may peace be upon us